Router berfungsi untuk menentukan jalur pengiriman data dan digunakan sebagai penghubung antar jaringan. Kali ini saya akan membuat simulasi jaringan dengan menggunakan 5 Router, 6 Switch dan 12 komputer (Pada tiap Router, Switch dan Komputer saya beri nama “ANDRI”, Peran Router disini berfungsi untuk menghubungkan jaringan yang satu dengan jaringan yang lainnya sehingga komputer antar jaringan bisa terhubung.
Untuk mengkonfigurasi router dinamis sebenarnya hampir sama dengan router static hanya ada beberapa langkah yang berbeda.
Untuk lebih jelasnya kita akan mempraktekannya dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini :
1. Buka aplikasi packet Tracer pada Komputer Anda

2. Terlebih dahulu kita gambarkan 5 buah Router. Untuk menggambarkan Router, Pilih Router pada bagian kiri bawah setelah itu pilih router yang paling ujung yaitu 1841 atau pilih yang bertanda merah pada gambar. Drag gambar 1841 ke stage sebanyak 5 kali dan beri nama. Misalkan namanya RouterAndri1 – RouterAndri5 sehingga terlihatseperti pada gambar di bawah.
3.Setelah Router terbentuk selanjutnya, pilih Switch yang akan menghubungkan komputer yang berada pada jaringan yang sama. (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian drag 2950-24 ke stage sebanyak 6 kali sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.
4.Setelah switch terbentuk selanjutnya, pilih End Device untuk menggambarkan komputer (lihat tanda merah pada gambar). Kemudian drag Generic ke stage sebanyak 12 kali dan beri nama (disini saya menggunakan nama sendiri “ANDRI”) sehingga tampak seperti pada gambar di bawah.
5.Kemudian setelah router, switch dan komputer terpasang, selanjutnyaselanjutnya kita hubungkan dengan kabelStraight (lihat pada gambar yang bertanda merah). Hubungkan dari komputer ke switch, kemudian dari switch ke router sehingga tampak seperti pada gambar.
6. Kemudian atur IP Address tiap komputer dengan cara mengklik gambar komputer yang ada di stage tersebut sehingga muncul tampilan seperti gambar di bawah. Tetapi sebelumnya isi Gateway pada tiap komputer. Untuk komputer yang berada pada SwitchANDRI1 Gateway-nya adalah 192.168.1.1, pada SwitchANDRI2 192.168.2.1, pada SwitchANDRI3 192.168.3.1, pada SwitchANDRI4 192.168.4.1, pada SwitchANDRI5 192.168.6.1 dan pada SwitchANDRI6 adalah 192.168.6.1.

7. Selanjutnya untuk mengatur IP Address Pilih Config >> FastEthernetkemudian isi IP Address dan Subnet Mask. IP Address pada PC ANDRI1 yaitu 192.168.1.2, PC ANDRI2 = 192.168.1.3 pada PC ANDRI3 = 192.168.2.2, PC ANDRI4 = 192.168.2.3 pada PC ANDRI5 = 192.168.3.2, PC ANDRI6 = 192.168.3.3 pada PC ANDRI7 = 192.168.4.2, PC ANDRI8 = 192.168.4.3 pada PC ANDRI9 = 192.168.5.2, PC ANDRI10 = 192.168.5.3 pada PC ANDRI11 = 192.168.6.2, PC ANDRI12 = 192.168.6.3

8. Setelah semua komputer diisi IP Address, selanjutnya konfigurasi router. Klik RouterDemam1 kemudian akan muncul seperti gambar di bawah, ikuti tanda merah dan isi IP Address pada FastEthernet0/0 = 192.168.1.1 untuk FastEthernet0/1 = 192.168.2.1. Lakukan hal tersebut sampai RouterANDRI5. Untuk ANDRIRouter2 FastEthernet0/0 = 192.168.2.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.3.1. Untuk ANDRIRouter3 FastEthernet0/0 = 192.168.3.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.4.1. Untuk ANDRIRouter4 FastEthernet0/0 = 192.168.4.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.5.1. Untuk ANDRIRouter5 FastEthernet0/0 = 192.168.5.254 dan FastEthernet0/1 = 192.168.6.1
9. Setelah semua router FastEthernet-nya dikonfigurasi, selanjutnya isi Staticpada router. Misalkan pada RouterANDRI1. Isi Network dengan IP Address yang tidak terjangkau oleh RouterANDRI1 sedangkan Next Hopdiisi dengan IP Address yang menjadi jalan untuk menuju IP Address yang tidak terjangkau tersebut. Gambar pada RouterANDRI1 :

10.Gambar RouterANDRI2
11.Gambar RouterANDRI3
12.Gambar RouterANDRI4
13.Gambar RouterANDRI5
14.Setelah semua router dikonfigurasi, cek koneksi antar router. Misalkan PC ANDRI1 ping ke PC ANDRI8 yang berbeda switch dan router.
15. Jika ada balasan Reply maka koneksi berhasil dan Router Static telah berhasil dibuat.